Wednesday, 16 September 2026

Mengenal Wan 2.7: Membuat Video AI Pendek untuk Bahan Pembelajaran


Guru dapat menggunakan video AI pendek sebagai pembuka diskusi, bahan pengamatan, atau pemantik kegiatan menulis. Salah satu platform yang dapat diperkenalkan untuk kebutuhan ini adalah Wan 2.7. Agar penggunaannya terarah, mulailah dari satu tujuan pembelajaran dan satu adegan sederhana.

Misalnya, sebelum meminta siswa menulis paragraf deskriptif, guru dapat menampilkan ilustrasi suasana taman setelah hujan. Siswa kemudian mengamati warna, gerakan, dan suasana yang terlihat, lalu menyusunnya menjadi kalimat.

Dengan pendekatan tersebut, video memiliki fungsi yang jelas dalam kegiatan belajar.

Apa Itu Wan 2.7?

Wan 2.7 merupakan platform pembuatan video berbasis AI yang dapat diakses secara online. Berdasarkan informasi pada situsnya saat ditinjau pada 16 September 2026, platform ini menawarkan pembuatan video dengan referensi visual, termasuk fitur gambar menjadi video serta pengaturan bingkai awal dan akhir.

Situsnya juga mencantumkan dukungan durasi 2–15 detik dan resolusi hingga 1080p. Pilihan yang tersedia perlu diperiksa kembali pada halaman generator sebelum digunakan.

Bagi guru, format pendek tersebut dapat dipertimbangkan untuk membuat ilustrasi satu adegan. Untuk materi yang lebih panjang, guru dapat menyiapkan beberapa klip, kemudian menyusunnya bersama penjelasan dan pertanyaan.

Ide Penggunaan dalam Kegiatan Belajar

Pemantik menulis deskriptif. Tampilkan adegan sederhana seperti perpustakaan yang tenang atau pepohonan yang bergerak tertiup angin. Mintalah siswa menyebutkan detail yang mereka amati sebelum menulis satu paragraf.

Latihan kosakata bahasa Inggris. Gunakan ilustrasi benda dan gerakan sehari-hari sebagai bahan latihan kata sifat atau kata kerja. Guru dapat menyiapkan pertanyaan seperti “What can you see?” dan “What is moving?”

Pembuka diskusi tentang lingkungan. Ilustrasi halaman sekolah dapat menjadi titik awal untuk membahas kebersihan dan perawatan tanaman. Setelah menonton, siswa dapat menghubungkan adegan tersebut dengan kondisi sekolah mereka sendiri.

Contoh-contoh ini merupakan ide kegiatan, bukan hasil pengujian efektivitas pembelajaran.

Cara Menyiapkan Video yang Sesuai dengan Materi

1. Tentukan pertanyaan yang akan dijawab siswa

Sebelum membuat video, tuliskan satu pertanyaan utama. Contohnya: “Kata sifat apa yang cocok untuk menggambarkan suasana taman ini?”

Pertanyaan tersebut membantu guru memilih objek dan suasana yang memang dibutuhkan. Detail yang tidak mendukung kegiatan dapat dihilangkan.

2. Siapkan satu adegan dengan gerakan sederhana

Untuk percobaan awal, pilih satu lokasi dan sedikit objek. Hindari memasukkan banyak perubahan adegan sekaligus.

Jika menggunakan gambar referensi, pilih gambar buatan sendiri atau gambar yang memiliki izin penggunaan. Ilustrasi tanpa identitas siswa dapat menjadi pilihan praktis untuk bahan percobaan.

3. Tulis arahan visual yang jelas

Arahan dapat memuat subjek, lokasi, gerakan, gaya visual, dan posisi kamera. Berikut contoh prompt untuk kegiatan menulis deskriptif:

Ilustrasi taman sekolah setelah hujan, beberapa tanaman hijau dengan tetesan air di daun, daun bergerak perlahan tertiup angin, cahaya pagi lembut, gaya ilustrasi buku anak, kamera diam, tanpa tulisan dan tanpa logo.

Contoh ini adalah rancangan prompt yang dapat disesuaikan, bukan jaminan hasil tertentu. Jika hasilnya belum sesuai, ubah satu unsur terlebih dahulu agar perbedaannya mudah dinilai.

4. Tinjau hasil sebelum ditampilkan

Periksa apakah objek terlihat masuk akal, gerakannya sesuai, dan tidak ada detail yang dapat membingungkan siswa. Untuk adegan yang menggambarkan konsep pelajaran, cocokkan kembali dengan bahan ajar.

Tambahkan judul, petunjuk, dan pertanyaan secara terpisah saat menyiapkan presentasi agar teks lebih mudah diperiksa.

5. Hubungkan video dengan tugas singkat

Setelah video diputar, minta siswa mencatat tiga hal yang mereka lihat. Lanjutkan dengan tugas sederhana, seperti menulis tiga kalimat, memilih kosakata yang tepat, atau menjelaskan alasan di balik jawaban mereka.

Dengan begitu, guru memiliki kegiatan lanjutan yang konkret setelah penayangan.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Video generatif dapat menghasilkan detail yang keliru. Gunakan hasilnya sebagai ilustrasi dan tetap periksa ketepatan materi, terutama untuk proses ilmiah, peristiwa sejarah, atau demonstrasi yang membutuhkan urutan akurat.

Jelaskan kepada siswa ketika suatu adegan dibuat menggunakan AI. Hindari menyajikannya sebagai rekaman kejadian nyata.

Periksa pula pilihan fitur, kebutuhan kredit, dan biaya yang ditampilkan sebelum memulai pembuatan video. Artikel ini memperkenalkan kemungkinan penggunaannya berdasarkan informasi situs, bukan ulasan dari pengujian langsung.

Mulai dari Satu Kegiatan Kecil

Untuk mengenal Wan 2.7, guru dapat memulai dengan satu ilustrasi pendek bagi materi yang sudah direncanakan. Siapkan pertanyaan, buat adegan, periksa hasilnya, lalu gunakan sebagai bahan pengamatan.

Setelah kegiatan selesai, perhatikan apakah video membantu siswa menjawab pertanyaan dengan lebih jelas. Pengalaman tersebut dapat menjadi dasar untuk menentukan kapan video AI layak digunakan kembali dalam pembelajaran.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon